Menjelang tahun baru 2017 penjual terompet mulai membanjiri kota Ponorogo, sejumlah penjual tersebut berasal dari Wonogir, Jateng. Belasan penjual trompet mejajakan terompetnya di sepanjang Jl. Soekarno-Hatta, ada banyak jenis terompet, mulai trompet naga, ayam jago dan lainnya.

paringan.blogspot.com
Rianto (41) salah satu penjual trompet mengatakan berjualan trompet sejak 20 Desember lalu, Ia berencana berjualan trompet hingga malam pergantian tahun nanti. Trompet yang Ia jual pun adalah buatan sendiri dengan harga mulai 5.000 - 20.000. Ia mengaku membawa kurang lebih 500 terompet dengan berbagai jenis.

Keuntungan dari berjualan trompet tersebut berkisar sekitar 1.000-5.000 dan penjualn akan meningkat pada 30-31 Desember atau pada malam tahun baru, ujar dia.

Sejak tahun 2007 Rianto mengaku sudah berjualan terompet di Ponorogo. Ia tidak berjualan terompoet di Wonogiri karena sudah terlalu banyak penjula terompet disana.

Pedagang trompet lainnya, Supriyanto, 40, mengatakan berjualan trompet di Ponorogo sejak 20 Desember lalu. Dia yang juga warga Wonogiri itu datang bersama beberapa temannya untuk mengadu nasib dengan berjualan trompet di Ponorogo.

Supri membawa 300 trompet untuk dijual di Ponorogo. Biasanya, trompet-trompet tersebut laku keras pada saat menjelang puncak pergantian. Apalagi bila ada acara perayaan di Alun-alun.

 
Source : MadiunPos